Melihat BONO di Sungai Kampar
Kata BONO merupakan suatu istilah yang digunakan oleh masyarakat di sekitar muara Sungai Kampar di Provinsi Riau untuk menyebut suatu fenomena alam berupa gelombang besar di sungai yang terjadi akibat pasang naik air laut. Gerakan air pasang ini yang bertabrakan dengan arus sungai yang arahnya berlawanan akan menghasilkan suatu gelombang yang besar.
BONO terjadi setiap hari, tetapi besar dan intensitasnya akan meningkat pada hari-hari sekitar bulan purnama (tanggal 13, 14, 15 bulan Hijriyah). Gelombang besar ini bergerak dari arah muara sungai menuju hulunya hingga mencapai puluhan kilometer dari muara. Dengan kecepatan cukup tinggi (sekitar 40 kilometer per jam) dan ketinggian dapat mencapai enam meter, gelombang ini menghasilkan suara gemuruh keras dan siap menghancurkan semua benda yang dilaluinya.
Melihat cara terjadinya, fenomena alam ini mestinya terdapat juga di setiap muara sungai manapun. Uniknya, sepengetahuan penulis BONOini hanya terdapat di Sungai Kampar dan S. Rokan, keduanya di Provinsi Riau. Pemerintah Daerah setempat pun telah menjadikan BONO sebagai salah satu daya tarik wisata daerahnya.
Apa yang menarik dari BONO ini? Antara lain adalah melihat dan menyaksikan kedahsyatannya. Beberapa penduduk setempat yang mempunyai nyali dan pengalaman akan memperlihatkan kemahirannya bermain-main dengan perahunya menunggang BONO. Bagi kita yang mengunjungi daerah ini bila mendengar suara gemuruh BONO disarankan untuk segera mencari tempat aman untuk menambatkan perahu/kapal dan naik ke daratan menunggu BONO berlalu.
Daerah muara Sungai Kampar ini terletak dalam wilayah Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan. Untuk mencapai kawasan ini belum tersedia sarana jalan darat (mobil), jadi transportasi satu-satunya adalah melalui jalan sungai. Kalau anda mau mengunjungi daerah ini untuk melihat BONO, dari kota Pekanbaru bisa menggunakan mobil melalui jalan raya sejauh 70 kilometer hingga kota Pangkalan Kerinci (ibukota Kabupaten Pelalawan). Dari Pangkalan Kerinci bisa menyewa speedboat ke desa Pulau Muda (lokasi terbaik untuk menyaksikan BONO) dengan lama perjalanan sekitar 5 jam. Selamat menikmati petualangan yang seru.
Opini ditulis oleh zulfikar
Ditulis di BANDUNG, pada tanggal 30.07.2003 15:51
Tulisan ini telah dibaca 3987 kali dan dinilai Sangat Membantu
Produk ini disarankan untuk konsumen lain? : ya
Jenis perjalanan : Perjalanan sehari
Lama kunjungan : Sehari
Biaya pengeluaran per hari : Rp 100.000 - Rp 500.000
Perjalanan terbaik : Beramai-ramai
Masa perjalanan : Juni - Agustus
Obyek wisata : Menarik
Belanja : Biasa saja
Kelebihan : Atraksi alam yang unik
Kekurangan : Pencapaian daerah tidak terlalu mudah