Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH

All About Silungkang

Blog EntryJan 5, '08 2:48 AM
for everyone

Melihat BONO di Sungai Kampar

Kata BONO merupakan suatu istilah yang digunakan oleh masyarakat di sekitar muara Sungai Kampar di Provinsi Riau untuk menyebut suatu fenomena alam berupa gelombang besar di sungai yang terjadi akibat pasang naik air laut. Gerakan air pasang ini yang bertabrakan dengan arus sungai yang arahnya berlawanan akan menghasilkan suatu gelombang yang besar.

BONO terjadi setiap hari, tetapi besar dan intensitasnya akan meningkat pada hari-hari sekitar bulan purnama (tanggal 13, 14, 15 bulan Hijriyah). Gelombang besar ini bergerak dari arah muara sungai menuju hulunya hingga mencapai puluhan kilometer dari muara. Dengan kecepatan cukup tinggi (sekitar 40 kilometer per jam) dan ketinggian dapat mencapai enam meter, gelombang ini menghasilkan suara gemuruh keras dan siap menghancurkan semua benda yang dilaluinya.

Melihat cara terjadinya, fenomena alam ini mestinya terdapat juga di setiap muara sungai manapun. Uniknya, sepengetahuan penulis BONOini hanya terdapat di Sungai Kampar dan S. Rokan, keduanya di Provinsi Riau. Pemerintah Daerah setempat pun telah menjadikan BONO sebagai salah satu daya tarik wisata daerahnya.

Apa yang menarik dari BONO ini? Antara lain adalah melihat dan menyaksikan kedahsyatannya. Beberapa penduduk setempat yang mempunyai nyali dan pengalaman akan memperlihatkan kemahirannya bermain-main dengan perahunya menunggang BONO. Bagi kita yang mengunjungi daerah ini bila mendengar suara gemuruh BONO disarankan untuk segera mencari tempat aman untuk menambatkan perahu/kapal dan naik ke daratan menunggu BONO berlalu.

Daerah muara Sungai Kampar ini terletak dalam wilayah Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan. Untuk mencapai kawasan ini belum tersedia sarana jalan darat (mobil), jadi transportasi satu-satunya adalah melalui jalan sungai. Kalau anda mau mengunjungi daerah ini untuk melihat BONO, dari kota Pekanbaru bisa menggunakan mobil melalui jalan raya sejauh 70 kilometer hingga kota Pangkalan Kerinci (ibukota Kabupaten Pelalawan). Dari Pangkalan Kerinci bisa menyewa speedboat ke desa Pulau Muda (lokasi terbaik untuk menyaksikan BONO) dengan lama perjalanan sekitar 5 jam. Selamat menikmati petualangan yang seru.

Opini ditulis oleh  zulfikar
Ditulis di BANDUNG, pada tanggal 30.07.2003 15:51
Tulisan ini telah dibaca 3987 kali dan dinilai Sangat Membantu
Produk ini disarankan untuk konsumen lain? : ya
Jenis perjalanan : Perjalanan sehari
Lama kunjungan : Sehari
Biaya pengeluaran per hari : Rp 100.000 - Rp 500.000
Perjalanan terbaik : Beramai-ramai
Masa perjalanan : Juni - Agustus
Obyek wisata : Menarik
Belanja : Biasa saja
Kelebihan : Atraksi alam yang unik 
Kekurangan : Pencapaian daerah tidak terlalu mudah


10 CommentsChronological   Reverse   Threaded
zoelchan wrote on Jan 5, '08
Komentar dari Rivanda JAKARTA PUSAT : "hhmm..sepertinya asik ya jalan2 disini...tapi bono-nya itu sptnya mengerikan deh....."
Tanggapan (Penulis Opini) zulfikar : "Memang mengerikan kalau menghadapinya langsung. Tapi asyik untuk dilihat dari jauh.
zoelchan wrote on Jan 5, '08
Komentar dari curhat : "Wah... tulisan anda membuat saya tahu akan istilah BONO..."
Tanggapan (Penulis Opini) zulfikar : "Satu kekayaan pariwisata alam kita.
Terima kasih telah membaca dan mengomentari opini saya."
zoelchan wrote on Jan 5, '08
Komentar dari curhat : "Wah... tulisan anda membuat saya tahu akan istilah BONO..."
Tanggapan (Penulis Opini) zulfikar : "Satu kekayaan pariwisata alam kita.
Terima kasih telah membaca dan mengomentari opini saya."
zoelchan wrote on Jan 5, '08
Komentar dari yusriyusri TANGERANG : "Tampaknya, keindahan yang ada di Sungai Kampar ini tidak dipromosikan dengan baik sehingga banyak masyarakat diluar kota Riau tidak mengetahui tempat wisata yang satu ini. Atau ini hanya penilaian saya saja..."
Tanggapan (Penulis Opini) zulfikar : Bukan penilaian pak Yusri saja. Saya sendiri juga belum pernah mengetahui keberadaannya. Saya baru mengetahuinya setelah bulan Juli yang lalu kebetulah ada keperluan datang ke sana, sehingga saya merasa perlu menulisnya di Pintunet ini. Terima kasih pak Yusri atas komentarnya.
zoelchan wrote on Jan 5, '08
Komentar dari djohan JAMBI : "Kedengarannya daerah ini menyenangkan untuk berwisata."
Tanggapan (Penulis Opini) zulfikar : "Begitulah, apalagi lokasinya nggak begitu jauh dari Jambi. Terima kasih pak Djohan.
zoelchan wrote on Jan 5, '08
Komentar dari pepyhamdani PURWAKARTA :"Kapan ya... saya ke sana ! Tapi menarik juga. Kata BONO malah mengingatkan saya pada vokalis grup band U2 dari Irlandia itu (jadi enggak nyambung ya Pa!)"
Tanggapan (Penulis Opini) zulfikar : "Jauh ya... Tapi siapa tahu nanti disana bisa ketemu sama Bono yang vokalis itu sebagai turis. (Nyambung khan ...?).
zoelchan wrote on Jan 5, '08
Komentar dari deeq :"pengen liat eung...:))"
Tanggapan (Penulis Opini) zulfikar : "Bagus. Silakan datang ke sana... :} Trims komentarnya.
zoelchan wrote on Jan 5, '08
Komentar dari eddy_al CIMAHI : "Hmmm, saya sebenarnya suka jalan-jalan, tapi seperti akang saya ini gaji pas-pasan dan sering kurangnya !!"
Tanggapan (Penulis Opini) zulfikar : "Biarpun gaji pas-pasan, sekali-sekali kita perlu juga jalan-jalan. Yang dekat-dekat aja juga bolehlah, ngga perlu jauh-jauh ke Riau.
Terima kasih pak Eddy telah membaca dan mengomentari opini saya.
zoelchan wrote on Jan 5, '08
Komentar dari Rivanda JAKARTA PUSAT : "Info yang sangat membantu sekali pak, menambah wawasan aku ttg tempat2 wisata..krn aku suka jalan2 tapi waktunya aja yg gak ada....he..he"
Tanggapan (Penulis Opini) zulfikar : "Yah sekedar memperkenalkan salah satu alternatif wisata alam yang ada di Indonesia. Siapa tahu Rivanda atau teman lain suatu saat berkesempatan mengunjunginya. Terima kasih ya telah membaca dan mengomentari tulisan saya.
zulhaml wrote on Oct 4, '09
Terima kasih Pak Zoel atas tulisannya tentang BONO di Pulau Mudo. Ini kampung nenek/unyang saya, keluarga kami telah merantau ke Rohil / Bagan sejak empat generasi yang silam. Di Rokan saya sudah mendengar istilah Bono sejak kecil namun belum pernah melihat langsung. Kami selalu mengasosiasikan Bono dengan sesuatu yang menakutkan. Ternyata di sungai Kampar juga ada Bono dan malah jadi atraksi wisata..
Add a Comment